18/06/2026
Hari ini, saudara-saudara kita di P4lest.ina masih tetap berdiri di garis depan, menghadapi penindasan dan penjajahan. Di balik air mata dan perjuangan berat yang mereka lalui, ada satu alasan mengapa mereka tak pernah menyerah, demi menjaga kehormatan dan kesucian Masjidil Aqsa, kiblat pertama umat Islam.
Perjuangan mereka hari ini adalah cerminan dari sebuah keteguhan hati yang luar biasa.
Sebagai orang tua, mungkin kita sering bertanya-tanya, bagaimana cara menolong saudara kita di P4lest.ina, melalui langkah paling sederhana yang bisa dimulai dari rumah? Jawabannya adalah dengan menautkan hati si kecil pada perjuangan dan kemuliaan Masjidil Aqsa.
Langkah menanamkan kepedulian ini terasa begitu indah karena dikemas dalam sebuah warisan kisah nyata tentang cinta dan kesetiaan yang melintasi zaman.
Mari ajak mereka berkenalan dengan Kopral Hasan. Pada tahun 1917, saat pasukannya terpaksa mundur dari Baitul Maqdis, ia dan pasukannya ditugaskan menjaga garis belakang Masjidil Aqsa dengan satu pesan sederhana, "Tetaplah di posmu!"
Puluhan tahun berlalu, Kesultanan Utsmani runtuh dan rekan-rekannya tiada. Namun, tanpa gaji maupun seragam baru, ia menolak pergi. Sang Penjaga Terakhir ini tetap tegak berdiri menepati janji, menjaga Al-Aqsa sendirian hingga akhir hayatnya.
Kisah ini juga bisa jadi sarana untuk menanamkan nilai amanah, kesabaran, dan keteguhan jiwa seperti yang dimiliki oleh para penjaga Al-Aqsa di P4lest.ina hari ini.
Dikemas dengan narasi yang mengalir hangat serta ilustrasi emosional yang unik, di mana mood warnanya perlahan berubah dari gelap menuju terang, menyimbolkan optimisme dan harapan baru. Menjadikannya media bonding terbaik keluarga untuk membangun akidah si kecil.
โณ Waktu terus berjalan, dan kuota semakin menipis!
Masa Pre-Order HANYA SAMPAI 5 JULI.
Jangan lewatkan kesempatan emas untuk berhemat Rp40.000!
Harga normal Rp149.000 โก๏ธ Kini hanya Rp109.000.
Hadirkan kisah legendaris ini di rak buku keluarga sekarang juga.
Hubungi admin untuk pemesanan, PO sekarang sebelum ditutup!