TOKO KITAB

TOKO KITAB menjual kitab2 yg referensinya valid dari masyaikh dan asatidz yg bermanhaj salaf sesuai pemahaman salafusholeh

بسم الله الر حمن الر حيمAYAT INI MEMBUAT TUNGGANG LANGGANG PENGIKUT AQIDAH S11AHH.Ada dua golongan besar menyikapi bahwa...
25/01/2023

بسم الله الر حمن الر حيم

AYAT INI MEMBUAT TUNGGANG LANGGANG PENGIKUT AQIDAH S11AHH.

Ada dua golongan besar menyikapi bahwa Allah Subhanallah Ta'ala itu tinggi di langit di atas Arsy..

Satu golongan yang beriman memahami Al-Qur'an dengan pemahaman SALAFUSSOLIH dengan di tafsirkan.. dengan tafsirnya ulama yang mengikuti manhaj salaf...

Yang satu golongan lagi berusaha mencari Dalil untuk menolak ayat yang mengatakan Allah Subhanallah Ta'ala tinggi di atas langit di atas Arsy..
Yang paling lucu dan sering terlontar sebenarnya Allah itu di langit atau di atas Arsy?
Atau berkata.. kalau Allah Subhanallah Ta'ala itu di langit.. kenapa shalat menghadap kiblat.. bukan menghadap langit?
Atau bilang.. kalau Allah Subhanallah Ta'ala di langit mengapa Sujud ke bumi..
Sungguh kreatif olok-olok mereka terhadap Allah Subhanallah Ta'ala dan Rasulullah Shalallahu Alaihi Wasallam..

Mengapa mereka bisa menolak ratusan Ayat dan Hadist kalau Allah Subhanallah Ta'ala Maha tinggi?
Itu karena mereka mengikuti aq1d4h s11ahh.. hanya dengan satu Hadist buatan..
BAHWA ALLAH TA'ALA ADA TANPA TEMPAT.. TANPA ARAH.. DAN ALLAH TA'ALA TIDAK BUTUH TEMPAT..
(Dalam kitab s11ahh alkaafi karangan alkulani)

Begitu kuatnya mereka berpegang teguh kepada aqidah s11ahh???

Bahkan pengikut s11ahh berani mengilustrasikan gambar Allah Subhanallah Ta'ala... sungguh berani mereka menghina Allah Subhanallah Ta'ala..1bl1z saja tidak berani seperti itu..1bl1z hanya menolak satu perintah Allah Ta'ala untuk sujud kepada Adam Alaihi Salam.. itupun sudah di l4kn4tt.. bagaimana dengan orang yang menolak kebenaran Al-Qur'an dan Hadits dan menghina Allah Subhanallah Ta'ala..?

Atau mereka mengatakan Allah Subhanallah Ta'ala salah dalam Berfirman?

Di suatu ayat Allah Ta'ala Berfirman.. kalau bertanya tentang Aku, katakan bahwa Aku dekat..
Atau Ayat lain dimana kamu melihat di situ ada Aku..
ءَأَمِنتُم مَّن فِى ٱلسَّمَآءِ أَن يَخْسِفَ بِكُمُ ٱلْأَرْضَ فَإِذَا هِىَ تَمُورُ
Apakah kamu merasa aman terhadap Allah yang di langit bahwa Dia akan menjungkir balikkan bumi bersama kamu, sehingga dengan tiba-tiba bumi itu berguncang?

83Ayat ini merupakan peringatan bahwa meskipun Allah ﷻ berada di langit, jangan manusia merasa aman terhadap apa yang terjadi di bumi. Karena yang di langit mengetahui segala yang terjadi di atas muka bumi. Dan segala yang terjadi di atas muka bumi itu sesuai dengan keputusan yang ada di langit yaitu Allah ﷻ. Dan para salaf menafsirkan firman Allah “Apakah kalian merasa aman terhadap Dia yang di langit” dengan mereka mengatakan bahwa maksudnya adalah apakah manusia merasa aman dari Allah ﷻ yang berada di atas langit? Ayat ini sekaligus menjadi dalil bahwa Allah berada di atas langit.
Adapun firman Allah ﷻ, فَإِذَا هِيَ تَمُورُ maknanya adalah bumi bergetar (bergerak) (52). Seperti sabda Nabi shallallahu 'alaihi wasallam,
بَيْنَمَا رَجُلٌ يَتَبَخْتَرُ، يَمْشِي فِي بُرْدَيْهِ قَدْ أَعْجَبَتْهُ نَفْسُهُ، فَخَسَفَ اللهُ بِهِ الْأَرْضَ، فَهُوَ يَتَجَلْجَلُ فِيهَا إِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ
“Dahulu ada seseorang yang berjalan dan ia merasa bangga dengan gaunnya yang indah, tiba-tiba dia ditenggelamkan ke dalam bumi, dan diapun diguncang di dalam bumi hingga hari kiamat nanti.”(53)
Hadits ini menunjukan akan bahayanya kesombongan, karena Nabi ﷺmenerangkan bahwa dahulu pernah ada orang yang berjalan dengan sombong dengan pakaiannya, akan tetapi kemudian dia dibenamkan ke dalam bumi dan diguncang hingga hari kiamat. Contohnya adalah Qarun, dimana Allah ﷻ berfirman,
فَخَرَجَ عَلَى قَوْمِهِ فِي زِينَتِهِ قَالَ الَّذِينَ يُرِيدُونَ الْحَيَاةَ الدُّنْيَا يَالَيْتَ لَنَا مِثْلَ مَا أُوتِيَ قَارُونُ إِنَّهُ لَذُو حَظٍّ عَظِيمٍ، وَقَالَ الَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ وَيْلَكُمْ ثَوَابُ اللَّهِ خَيْرٌ لِمَنْ آمَنَ وَعَمِلَ صَالِحًا وَلَا يُلَقَّاهَا إِلَّا الصَّابِرُونَ، فَخَسَفْنَا بِهِ وَبِدَارِهِ الْأَرْضَ فَمَا كَانَ لَهُ مِنْ فِئَةٍ يَنْصُرُونَهُ مِنْ دُونِ اللَّهِ وَمَا كَانَ مِنَ الْمُنْتَصِرِينَ
“Maka keluarlah dia (Qarun) kepada kaumnya dengan kemegahannya. Orang-orang yang menginginkan kehidupan dunia berkata, ‘Mudah-mudahan kita mempunyai harta kekayaan seperti apa yang telah diberikan kepada Karun, sesungguhnya dia benar-benar mempunyai keberuntungan yang besar’. Tetapi orang-orang yang dianugerahi ilmu berkata, ‘Celakalah kamu! Ketahuilah, pahala Allah lebih baik bagi orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan, dan (pahala yang besar) itu hanya diperoleh oleh orang-orang yang sabar’. Maka Kami benamkanlah Qarun beserta rumahnya ke dalam bumi. Maka tidak ada baginya suatu golonganpun yang menolongnya terhadap azab Allah. Dan tiadalah ia termasuk orang-orang (yang dapat) membela (dirinya).” (Al-Qashash : 79-81)
Oleh karenanya jangan seseorang merasa aman, karena jika Allah ﷻ telah memiliki kehendak maka bisa jadi Allah ﷻ akan membenamkannya(54). Dan betapa banyak peristiwa yang telah kita lihat dimana Allah ﷻ membenamkan manusia ke dalam bumi. Sungguh jika Allah ﷻ telah berkehendak, maka hal itu mudah bagi Allah, tinggal berkata “Kun” maka jadilah apa yang Dia kehendaki.Catatan Kaki 52. Lihat: Tafsir Al-Baghawi 8/179 dan Tafsir Ibnu Katsir 8/18053. H.R. Muslim no. 208854. Lihat: Tafsir As-Sa�diy hal.877Tafsir At-Taysir

(Al-Mulk:16)

Sanie Uye Aqidah Tanzih II Jidati Wal Hitami

27/05/2022
23/05/2022

Renungan malam

Terkadang,
Menjauh dari seseorang bukan sebab ingin memutus tali silaturahmi
Tapi ingin memutus perselisihan, perdebatan, kesalah-pahaman & rasa tdk nyaman dihati
Jika seseorang sudah menyakiti
dengan sikap & kata2
Jangankan untuk menyapa,
Memandang wajahnya pun malas rasanya
Itu bukan benci,
Tapi hanya menjaga hati & perasaan
Orang yang biasa merendahkan kita,
biarkanlah tidak perlu merasa tersinggung, apalagi merasa sedih
Jika kita dinilai baik yaa bersyukur,
Dinilai tidak baikpun tak mengapa
Semua yang hadir dalam hidup kita
Memiliki peranannya masing2
Ada yang memberikan kebahagian,
ada juga yang memberikan kepedihan
Memaksa diri agar disukai semua orang
Itu sangatlah melelahkan
Maka,
Jadilah diri sendiri walaupun banyak
Yang merendahkan
Jauhi orang yang membuat kita kecewa
Berhenti berusaha menyenangkan orang
Yang tidak pernah menghargai kita
Semakin kita menjauhi mereka
Yang meracuni jiwa,
Akan terasa jauh lebih sehat hidup kita
Bahagia itu kita sendiri yang menciptakan
Selebihnya, Allah Subhanahu wa ta'ala yang mengatur✨

Mulia dengan Manhaj Salaf• Dalil-Dalil Bahwa Manhaj Salaf Sebagai Hujjah yang Wajib Diikuti Kaum Muslimin▸ Prinsip Salaf...
19/03/2022

Mulia dengan Manhaj Salaf

• Dalil-Dalil Bahwa Manhaj Salaf Sebagai Hujjah yang Wajib Diikuti Kaum Muslimin

▸ Prinsip Salaf dalam Aqidah, Manhaj, Dakwah dan Akhlak

> Siapakah Orang yang Berhak Dikatakan Salafi?

► Ciri-ciri Dakwah Hizbiyyah dan Sururiyyah

• Syubhat-Syubhat Seputar
Dakwah Salaf dan Bantahannya

• Firqah-Firqah Sesat

Penerbit: PUSTAKA AT-TAQWA
Penulis: Yazid bin Abdul Qadir Jawas
Harga 172000
Berat 1100
Ukuran 17x 25x 4
ISBN 9789791661133

Info, order dan tanya2 produk hubungi wa.me/6285856528880

Allah Yang Mahamulia telah menurunkan kitab-Nya yang mulia melalui Malaikat Jibril 'alaihis salaam yang mulia kepada Rasul-Nya yang mulia Muhammad shallallaahu 'alaihi wa sallam.

Allah Ta'ala berfirman,"Dan sungguh, inilah jalan-Ku yang lurus. Maka ikutilah! Jangan kamu ikuti jalan-jalan (yang lain) yang akan mencerai-beraikan kamu dari jalan-Nya. Demikianlah Dia memerin tahkan kepadamu agar kamu bertaqwa" (QS. Al-An'aam: 153).

Rasulullah shallallaahu 'alaihi wa sallam telah menjelaskan kepada umat Islam jalan yang mulia agar umat Islam menempuh jalan yang mulia, yaitu jalan yang telah ditempuh beliau shallallaahu 'alaihi wa sallam dan para Shahabatnya ridhwanullahu 'alaihim ajma'im.

Jalan menuju kepada Allah hanya satu dan tidak bercabang, jalan itu lurus, jelas, terang, putih bersih dan tidak ada bercak bercak syirik, bid'ah, khurafat, hizb, kelompok, golongan dan lainnya. Siapa saja yang menempuh jalan yang satu ini dia akan mendapat jaminan dari Allah Yang Mahamulia dan Rasul-Nya yang mulia, yaitu dia akan MULIA di dunia dan akan SELAMAT di akhirat.

Oleh karena itu, wajib atas umat Islam untuk kembali kepada agama Islam yang mulia menurut pemahaman Salafush Shalih. Umat Islam wajib mengikuti 'aqidah, keyakinan, manhaj, akhlak, mu'amalah, dan cara beragama para Shahabat ridhwaanullahi alaihim ajma'iin. Kita semua ingin mulia dan meraih kemenangan dan kejayaan dan yang paling penting kita semua ingin masuk SURGA. Mudah-mudahan kita diberikan taufik oleh Allah untuk menempuh jalan yang mulia ini dan istiqomah di atas Sunnah dan diwafatkan di atas Islam dan Sunnah dan dimasukkan ke Surga Nya. Amin.

Address

Kp Pulo Rt 003/037 No 60, Jalan Desa Sumberjaya Tambun Selatan Bekasi
Bekasi
17510

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when TOKO KITAB posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to TOKO KITAB:

Share

Category