25/03/2018
Serba Serbi
"Anak saya belum bisa baca, nanti saja beli bukunya kalau sudah bisa baca."
>> Mengenalkan buku sejak dini kepada anak bukan untuk mengajarkan anak agar segera bisa membaca, tapi sebagai stimulus menumbuhkan passion (kecintaannya) pada buku dan merangsang curiousity (keingintahuannya) pada konten bacaan.
Banyak anak pandai membaca namun memiliki gairah baca yang rendah. Padahal buku adalah washilah beragam ilmu. Apa yang salah? Barangkali rasa keingintahuannya yang kurang terasah. Apa sebabnya? Bisa jadi karena stimulus yang kurang kuat atau habit yang kurang terbangun. Salah satu contoh: ketertarikan anak lebih besar pada gadget dan tayangan audio visual daripada buku.
Bagaimana mengusahakannya?
1. Beri tauladan. Biarkan anak menyaksikan betapa asiknya kita menyelami buku. Bukan lebih asik otak atik gadget. Ingat: anak adalah peniru ulung.
2. Ajak anak berinteraksi dengan buku sejak dini. Dengan habit yang dibangun, semakin anak besar, dia akan asik sendiri dengan buku.
โกโกโก
"Anak saya belum paham buku. Kalau dikasih buku dilempar-lempar, diuwel-uwel, dll. Nanti saja belikan buku kalau sudah paham buku."
>> Anak-anak itu masih "zero value". Maka pantaslah jika belum paham bagaimana berperilaku pada hal baru, termasuk buku. Sama halnya saat belajar makan, ada anak-anak yang memperlakukan makanan layaknya mainan. Diremas, diacak-acak, dipakai maskeran, dll. Barangkali begitu juga respon-respon awal anak kepada buku, macam-macam. Bukannya dibuka lembaran-lembarannya, tapi diemut, digigit, dinaiki, diduduki, dibikin rumah-rumahan, dll. Untuk safety dan keawetan buku, berikan buku sesuai usia anak. Untuk anak usia di bawah 2 atau 3 tahun, pergunakan jenis buku papan (board book). InsyaAllah awet dan aman, tidak mudah rusak oleh polah si bocah.
โกโกโก
Saat anak belum mengenal buku, justru itulah saatnya kita kenalkan mereka dengan buku. Ajari bagaimana menggunakan buku, tunjukkan bagaimana kita bisa asik dengan buku.
Tipsnya: munculkan keasikan interaksi dengan buku. Tidak hanya dalam bentuk bercerita dengan ekspresif, tapi juga mengarang lagu/senandung dari buku, dan juga bermain peran dari kisah dalam buku. Anak kan s**a kalau diajak action-action. Sehingga semakin menambah kesan asiknya buku buat anak-anak.
Selamat mencoba!
http://bit.do/AskRita