Glob Agency

Glob Agency Bisnis Biro Jasa Jual Beli Tanah & Property,Perijinan, Legalitas sertifikat tanah & IMTN, Legalitas K

30/11/2021

Pembangunan ibu kota negara (IKN) Kaltim menarik perhatian dari banyak pengembang besar. Namun, pengembang menegaskan belum ada penjualan.

04/04/2021

Semoga propinsi Kaltim dan kabupaten/kota serta pemangku kepentingan lebih adaptif dan inovatif dalam.menyambut IKN baru. Segera memperkuat kapasitas kelembagaan agar dapat mempersiapkan diri dengan mengupgrade mutu dan skill konpetensi sdm warga lokal. Disamping itu, memfasilitasi dan mendorong leap up kapasitas perusahaan lokal juga penting agar lebih siap berkolaborasi dan sinergi dengan investor global dan kontraktor nasional.Sepertinya situasi pandemi ini tidak menghalangi pemerintah pusat dan DPR untuk melaksanakan proses perpindahan ibu kota baru sambil menunggu pengesahan RUU IKN yang telah masuk prolegnas 2021 tersebut. selamat buat kabupaten PPU, juga Daerah pendukung IKN kota Balikpapan dan Kabupaten Kukar. Terkait hal tersebut,Glob Agency sebagai konsultan land investment dan legalitas siap membantu investor yang akan membeli lahan baik di PPU, kota Balikpapan dan kabupaten Kutai Kertanegara.kami memiliki database lahan tanah yang akan dijual dengan harga relatif murah.

21/03/2021

Rencana pembangunan ibu kota negara yang baru di Kalimantan Timur terus berjalan. Peletakan batu pertama pada April 2021 akan dihadiri langsung oleh Jokowi...

14/03/2021

.
Kasus penipuan berpotensi kembali terjadi di Kaltim. Kali ini berhubungan dengan rencana pemindahan ibu kota negara (IKN).

Penipuan terkait pengakuan salah satu perusahaan di Kaltim yang menyebut telah ditunjuk menjadi mitra pemerintah pusat sebagai penyedia pengadaan lahan untuk IKN di Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara.

Perusahaan yang mengaku telah ditunjuk Bappenas itu bernama PT Konsultan Pertanahan Nusantara. Alamat tertera di kop surat mereka adalah Jalan Rapak Indah 2 Gang Sedekah No 46 RT 41 Kelurahan Karang Asam Ulu, Kecamatan Sungai Kunjang, Samarinda.

"Bappenas menegaskan tidak pernah melayani, apalagi menugaskan perusahaan itu," kata Kepala Biro Humas Setda Provinsi Kaltim HM Syafranuddin, Minggu (7/3/2021).

Beredar juga sejumlah surat dari PT Konsultan Pertanahan Nusantara yang ditujukan kepada Gubernur Kaltim tertanggal 28 Januari 2021, menginformasikan hal yang sama. Klaim bahwa sudah ditunjuk pemerintah pusat untuk urusan lahan IKN.

Surat lainnya ditujukan kepada para camat, lurah dan kepala desa di Kabupaten Kutai Kartanegara tertanggal 3 Maret 2021.

Mereka mengaku sudah mendapat surat balasan dari Menteri PPN/Bappenas RI No 2512/M/MPPN/VII/2020 tanggal 1 September 2020 dan surat Menteri PPN/Bappenas RI No 3467/SM/.M.PPN/XI/2020 tanggal 26 November 2020.

Kemudian surat Kementerian Sekretaris Negara RI No B-71/Kemensetneg/D-2/SR.02/01/2021.

"Jadi dari surat-surat yang mereka sebut itu, Bappenas mengidentifikasi ini penipuan," sambung Ivan sapaan akrabnya.

Juru Bicara Pemprov Kaltim ini mengimbau agar para kepala daerah, camat, lurah dan kepala desa tidak melayani oknum-oknum yang mengaku telah ditunjuk oleh Bappenas tersebut.

Apalagi, mereka juga mengaku sejak Januari 2021 telah memiliki dan mengelola data lahan masyarakat seluas hampir 1,5 juta hektar yang dilengkapi surat kepemilikan yang sah dari kepala desa, camat dan BPN.

"Sekali lagi, Bappenas menegaskan tidak pernah ada penugasan untuk konsultan tersebut. Jangan dilayani, jangan sampai tertipu," tandas Ivan.(sul/yans/humasprovkaltim)

Foto : Dok. Humas
Www.kaltimprov.go.id




DUA LOYANG PIZZA TERMAHAL SEHARGA LIMA TRILYUN RUPIAH- Dunia Cryptocurrency Yang Mengubah PeradabanDenny JAKita sedang m...
27/01/2021

DUA LOYANG PIZZA TERMAHAL SEHARGA LIMA TRILYUN RUPIAH

- Dunia Cryptocurrency Yang Mengubah Peradaban

Denny JA

Kita sedang menyaksikan sejarah yang ditulis ulang. Peradaban mengalami disrupsi, perubahan besar.

Tak hanya datangnya media sosial (Facebook, Twitter, Instagtam, TikTok). Tak hanya hadir Belanja Online (Amazon, Tokopedia, Shopee, dll). Tak hanya tiba sharing economy (Grab, Gojek, AirBnB, dll).

Tapi telah hadir p**a dunia Cryptocurrency, uang crypto, uang digital, uang visual (Bitcoin, Ethereum, Ripple, dll).

Bersiap- siaplah. Uang (Fiat Money) yang kita kenal sekarang akan hilang. Kartu kredit raksasa model Visa Card, Master Card segera menjadi dinosaurus. Dan jumlah Bank akan merosot mungkin tinggal 10 persen saja dari yang ada sekarang, dalam 10-20 tahun ke depan.

Inilah kisah dua loyang Pizza termahal. Tanggal 22 Mei 2010, Lazslo Hanyecz belanja 2 loyang besar Pizza Papa John’s.

Harga 2 loyang itu sekitar 30-40 USD. Atau 450- 600 ribu rupiah. Lazlo membayarnya menggunakan Cryptocurrency sejumlah 10.000 Bitcoin (1). Saat itu nilai 1 Bittcoin itu setara dengan 45 rupiah.

Di tanggal 8 Januari 2021, nilai 1 bitcoin melesat ke angka USD 41,973. Atau senilai 500 juta rupiah. Jumlah 10.000 bitcoin di masa kini ini setara dengan 5 trilyun rupiah.

Lazlo satu satu mahluk dalam sejarah yang makan Pizza (11 tahun lalu), yang kini harganya 5 trilyun rupiah!

Wow!

Ini hanya terjadi kareka Bitcoin, pelopor Crytocurrency dalam 10 tahun nilai berlipat lebih dari 40 ribu kali. Di tahun Feb 2011, nilai 1 Bitcoin hanya 1 dolar USD. Tanggal 8 Januari 2021, nilai 1 Bitcoin setara 41, 973 USD. (2)

Bisnis apakah dalam sejarah yang dalam kurun waktu 10 tahun berlipat 40 ribu kali?

Namun hal sebaliknya terjadi. Dalam tempo hanya 48 jam, pasar Cryptocurrency pernah merosot nilainya total sebesar 14 ribu trilyun rupiah (3)

Sebanyak 14 ribu trilyun rupiah lenyap dalam waktu 2 hari saja!

-000-

Dua teknologi tinggi telah datang yang akan mengubah pasar keuangan selamanya.

Pertama adalah blockchain.

Blockchain adalah sistem yang merekam informasi sedemikian rupa. Sehingga informasi itu hampir mustahil diubah, dibajak, atau ditipu.

Ia semacam virtual buku besar transaksi yang didistribusikan dan diduplikasi kepada semua komunitas peserta dalam sistem komputer.

Smart Contracts adalah protokol transaksi dalam sistem komputer. Sekali aturan main disepakati dalam smart contract, secara otomatis aturan itu berlaku.

Dua teknologi ini membuat transaksi keuangan dapat terjadi peer to peer, antara dua pihak, tanpa perlu lagi kehadiran perantara.

Bank, uang (fiat money), kartu kredit itu perantara (pihak ketiga), yang menjembatani transaksi dua pihak. Saat itu perantara dibutuhkan untuk membuat dua pihak yang bertransaksi terlindungi.

Blockchain dan smart contract kini menggantikan peran pihak ketiga.

Maka transaksi keuangan menjadi lebih murah (tak perlu fee pihak ketiga), lebih cepat (tak perlu birokrasi), dan relatif sudah aman p**a.

Dengan sendirinya sejarah akan memihak pada teknologi yang lebih cepat, lebih murah dan tetap aman. Itu sebabnya, uang (fiat money), bank, kartu kredit, dan peran perantara dalam transaksi keuangan akan kehilangan peran.

Kisah cryptocurrency semakin hot karena ada unsur “unsolved mystery.” Pendiri dari sistem itu, Bitcoin, adalah Satoshi Nakamato.

Tapi tak pernah ada yang tahu seperti apa wajah Satoshi Nakamoto itu? Apakah Ia nama samaran? Tapi nama samaran dari siapa?

Begitu hebat dan jenius kerja Satoshi, seorang ekonom University of California, Baghwan Chaudry, mencalonkan Satoshi untuk menerima hadiah Nobel. Menurut Baghwan, penemuan Satashi akan mengubah wajah ekonomi. (4)

Tapi Royal Academy, pemberi Nobel, menyatakan. Mereka tak bisa memproses usulan Nobel sampai Satoshi menampakkan identitasnya.

Satoshi diyakini menyimpam 1 juta bitcoint. Nilai kekayaannya, kini, sekitar 500 Trilyun rupiah.

Tapi sang jenius itu, yang super kaya itu, tak tahu dimana rimbanya.

-000-

Capitap Market keseluruhan Cryptocurrency di akhir Januari 2021 sebesar 964.51 Billion USD. Itu setara dengan sekitar 12 ribu trilyun rupiah.

Bisnis cryptocurrency segera p**a dominan di Indonesia.

Ini bisnis yang “ngeri-ngeri sedap.” Dua fakta ini penyebabnya. Ia bisa membuat profit hingga 40 ribu kali lipat dalam waktu 10 tahun. Tapi ia juga bisa membuat rugi 14 ribu trilyun dalam waktu 2 minggu.

Sejarah tengah ditulis ulang ! Bersiap siaplah hidup dengan Cryptocurrency.

Jan 2021

CATATAN

1. Kisah membeli dua loyang Pizza seharga 10.000 Bitcoin

https://www.bitorb.com/campus/the-most-expensive-pizza-in-the-world-bitcoin-pizza-day/

2. Fakta historis nilai Bitcoin yang ada pernah 1 dollar USD, dan pernah 41. 973 USD

https://en.m.wikipedia.org/wiki/History_of_bitcoin

3. Dalam 2 hari, pasar Cryptocurrency hilang 14 ribu Trilyun

https://finance.detik.com/moneter/d-5343787/rp-1400-triliun-lenyap-dalam-48-jam-di-pasar-kripto =1611245611

4. Satoshi Nakamoto diusulkan menerima Nobel Ekonomi

https://hackernoon.com/nobel-prize-for-satoshi-who-invented-bitcoin-and-why-he-is-a-genius-8ca2b2e84c83

Sumber tulisan: Facebook DennyJA_World https://www.facebook.com/322283467867809/posts/3586925774736879/?d=n

WHAT IS BITCOIN PIZZA DAY? On 22nd May 2010, Laszlo Hanyecz went onto the Bitcoin Talk forum and paid a user 10,000 BTC for two Papa John’s large pizzas. At the time of his purchase, 10,000 BTC was worth USD 30-40. Today, the pizzas are worth USD 86.5 million (at the time of the writing […]

02/01/2021

*Inspirasi diawal Tahun 2021

Di z͟a͟m͟a͟n͟ N͟a͟b͟i͟ M͟u͟s͟a͟ A͟S͟, a͟d͟a͟ s͟e͟p͟a͟s͟a͟n͟g͟ s͟u͟a͟m͟i͟ i͟s͟t͟r͟i͟ y͟a͟n͟g͟ h͟i͟d͟u͟p͟ d͟e͟n͟g͟a͟n͟ p͟e͟n͟u͟h͟ k͟e͟m͟i͟s͟k͟i͟n͟a͟n͟ n͟a͟m͟u͟n͟ m͟e͟r͟e͟k͟a͟ m͟e͟n͟g͟h͟a͟d͟a͟p͟i͟n͟y͟a͟ d͟e͟n͟g͟a͟n͟ p͟e͟n͟u͟h͟ k͟e͟s͟a͟b͟a͟r͟a͟n͟.

S͟u͟a͟t͟u͟ k͟e͟t͟i͟k͟a͟, t͟a͟t͟k͟a͟l͟a͟ m͟e͟r͟e͟k͟a͟ b͟e͟r͟i͟s͟t͟i͟r͟a͟h͟a͟t͟, s͟a͟n͟g͟ i͟s͟t͟r͟i͟ b͟e͟r͟t͟a͟n͟y͟a͟ k͟e͟p͟a͟d͟a͟ s͟u͟a͟m͟i͟n͟y͟a͟:
_"W͟a͟h͟a͟i͟ s͟u͟a͟m͟i͟k͟u͟, b͟u͟k͟a͟n͟k͟a͟h͟ M͟u͟s͟a͟ a͟d͟a͟l͟a͟h͟ s͟e͟o͟r͟a͟n͟g͟ N͟a͟b͟i͟ y͟a͟n͟g͟ b͟i͟s͟a͟ b͟e͟r͟b͟i͟c͟a͟r͟a͟ d͟e͟n͟g͟a͟n͟ T͟u͟h͟a͟n͟n͟y͟a͟ (A͟l͟l͟a͟h͟)..?"_

L͟a͟l͟u͟ s͟a͟n͟g͟ s͟u͟a͟m͟i͟ m͟e͟n͟j͟a͟w͟a͟b͟ :
_"Y͟a͟, b͟e͟n͟a͟r͟."_

S͟a͟n͟g͟ i͟s͟t͟r͟i͟ b͟e͟r͟k͟a͟t͟a͟ l͟a͟g͟i͟:
_"K͟e͟n͟a͟p͟a͟ k͟i͟t͟a͟ t͟i͟d͟a͟k͟ p͟e͟r͟g͟i͟ s͟a͟j͟a͟ k͟e͟p͟a͟d͟a͟-n͟y͟a͟ u͟n͟t͟u͟k͟ m͟e͟n͟g͟a͟d͟u͟k͟a͟n͟ k͟o͟n͟d͟i͟s͟i͟ k͟i͟t͟a͟ y͟a͟n͟g͟ p͟e͟n͟u͟h͟ d͟e͟n͟g͟a͟n͟ k͟e͟m͟i͟s͟k͟i͟n͟a͟n͟ d͟a͟n͟ m͟e͟m͟i͟n͟t͟a͟n͟y͟a͟ a͟g͟a͟r͟ i͟a͟ b͟e͟r͟b͟i͟c͟a͟r͟a͟ k͟e͟p͟a͟d͟a͟ R͟a͟b͟b͟-n͟y͟a͟, a͟g͟a͟r͟ D͟i͟a͟ m͟e͟n͟g͟a͟n͟u͟g͟e͟r͟a͟h͟k͟a͟n͟ k͟e͟p͟a͟d͟a͟ k͟i͟t͟a͟ k͟e͟k͟a͟y͟a͟a͟n͟ ?"_

A͟k͟h͟i͟r͟n͟y͟a͟ m͟e͟r͟e͟k͟a͟ m͟e͟n͟g͟a͟d͟u͟k͟a͟n͟ k͟e͟m͟i͟s͟k͟i͟n͟a͟n͟n͟y͟a͟ i͟t͟u͟ k͟e͟p͟a͟d͟a͟ N͟a͟b͟i͟ M͟u͟s͟a͟ A͟S͟.

L͟a͟l͟u͟ N͟a͟b͟i͟ M͟u͟s͟a͟ b͟e͟r͟m͟u͟n͟a͟j͟a͟t͟ m͟e͟n͟g͟h͟a͟d͟a͟p͟ A͟l͟l͟a͟h͟ S͟W͟T͟ d͟a͟n͟ m͟e͟n͟y͟a͟m͟p͟a͟i͟k͟a͟n͟ k͟e͟a͟d͟a͟a͟n͟ k͟e͟l͟u͟a͟r͟g͟a͟ t͟e͟r͟s͟e͟b͟u͟t͟.

A͟l͟l͟a͟h͟ S͟W͟T͟ p͟u͟n͟ b͟e͟r͟f͟i͟r͟m͟a͟n͟ k͟e͟p͟a͟d͟a͟ M͟u͟s͟a͟:
_*"W͟a͟h͟a͟i͟ M͟u͟s͟a͟, k͟a͟t͟a͟k͟a͟n͟l͟a͟h͟ k͟e͟p͟a͟d͟a͟ m͟e͟r͟e͟k͟a͟, a͟k͟u͟ a͟k͟a͟n͟ m͟e͟m͟b͟e͟r͟i͟k͟a͟n͟ k͟e͟p͟a͟d͟a͟ m͟e͟r͟e͟k͟a͟ k͟e͟k͟a͟y͟a͟a͟n͟, t͟e͟t͟a͟p͟i͟ k͟e͟k͟a͟y͟a͟a͟n͟ i͟t͟u͟ a͟k͟u͟ b͟e͟r͟i͟k͟a͟n͟ h͟a͟n͟y͟a͟ s͟a͟t͟u͟ t͟a͟h͟u͟n͟, d͟a͟n͟ s͟e͟t͟e͟l͟a͟h͟ s͟a͟t͟u͟ t͟a͟h͟u͟n͟, a͟k͟a͟n͟ a͟k͟u͟ k͟e͟m͟b͟a͟l͟i͟k͟a͟n͟ m͟e͟r͟e͟k͟a͟ m͟e͟n͟j͟a͟d͟i͟ o͟r͟a͟n͟g͟ m͟i͟s͟k͟i͟n͟ k͟e͟m͟b͟a͟l͟i͟."*_

L͟a͟l͟u͟ N͟a͟b͟i͟ M͟u͟s͟a͟ m͟e͟n͟y͟a͟m͟p͟a͟i͟k͟a͟n͟ k͟e͟p͟a͟d͟a͟ m͟e͟r͟e͟k͟a͟ b͟a͟h͟w͟a͟s͟a͟n͟y͟a͟ A͟l͟l͟a͟h͟ t͟e͟l͟a͟h͟ M͟e͟n͟g͟a͟b͟u͟l͟k͟a͟n͟ p͟e͟r͟m͟o͟h͟o͟n͟a͟n͟ m͟e͟r͟e͟k͟a͟, d͟e͟n͟g͟a͟n͟ s͟y͟a͟r͟a͟t͟ k͟e͟k͟a͟y͟a͟a͟n͟ i͟t͟u͟ h͟a͟n͟y͟a͟ s͟a͟t͟u͟ t͟a͟h͟u͟n͟ l͟a͟m͟a͟n͟y͟a͟.

M͟e͟r͟e͟k͟a͟ m͟e͟n͟e͟r͟i͟m͟a͟ k͟a͟b͟a͟r͟ t͟e͟r͟s͟e͟b͟u͟t͟ d͟e͟n͟g͟a͟n͟ p͟e͟n͟u͟h͟ k͟e͟b͟a͟h͟a͟g͟i͟a͟a͟n͟ d͟a͟n͟ k͟e͟g͟e͟m͟b͟i͟r͟a͟a͟n͟.

B͟e͟b͟e͟r͟a͟p͟a͟ h͟a͟r͟i͟ k͟e͟m͟u͟d͟i͟a͟n͟ d͟a͟t͟a͟n͟g͟l͟a͟h͟ r͟i͟z͟q͟i͟ y͟a͟n͟g͟ m͟e͟l͟i͟m͟p͟a͟h͟ d͟a͟r͟i͟ j͟a͟l͟a͟n͟ y͟a͟n͟g͟ t͟a͟k͟ d͟i͟k͟e͟t͟a͟h͟u͟i͟ d͟a͟r͟i͟m͟a͟n͟a͟ a͟r͟a͟h͟n͟y͟a͟.
D͟a͟n͟ m͟e͟r͟e͟k͟a͟p͟u͟n͟ m͟e͟n͟j͟a͟d͟i͟ o͟r͟a͟n͟g͟ t͟e͟r͟k͟a͟y͟a͟ p͟a͟d͟a͟ s͟a͟a͟t͟ i͟t͟u͟.

K͟e͟a͟d͟a͟a͟n͟ m͟e͟r͟e͟k͟a͟ p͟u͟n͟ b͟e͟r͟u͟b͟a͟h͟ d͟e͟n͟g͟a͟n͟ k͟e͟k͟a͟y͟a͟a͟n͟ y͟a͟n͟g͟ b͟e͟r͟l͟i͟m͟p͟a͟h͟.

L͟a͟l͟u͟ s͟a͟n͟g͟ i͟s͟t͟r͟i͟ b͟e͟r͟k͟a͟t͟a͟ k͟e͟p͟a͟d͟a͟ s͟u͟a͟m͟i͟n͟y͟a͟:
_"W͟a͟h͟a͟i͟ s͟u͟a͟m͟i͟k͟u͟, s͟e͟l͟a͟m͟a͟ s͟e͟t͟a͟h͟u͟n͟ i͟n͟i͟ k͟i͟t͟a͟ a͟k͟a͟n͟ m͟e͟m͟b͟e͟r͟i͟ m͟a͟k͟a͟n͟ o͟r͟a͟n͟g͟-o͟r͟a͟n͟g͟ m͟i͟s͟k͟i͟n͟ d͟a͟n͟ m͟e͟n͟y͟a͟n͟t͟u͟n͟i͟ a͟n͟a͟k͟-a͟n͟a͟k͟ y͟a͟t͟i͟m͟ m͟u͟m͟p͟u͟n͟g͟ k͟i͟t͟a͟ m͟a͟s͟i͟h͟ p͟u͟n͟y͟a͟ k͟e͟s͟e͟m͟p͟a͟t͟a͟n͟, k͟a͟r͟e͟n͟a͟ s͟e͟t͟e͟l͟a͟h͟ s͟e͟t͟a͟h͟u͟n͟ k͟i͟t͟a͟ a͟k͟a͟n͟ k͟e͟m͟b͟a͟l͟i͟ m͟i͟s͟k͟i͟n͟."_

S͟a͟n͟g͟ s͟u͟a͟m͟i͟ m͟e͟n͟j͟a͟w͟a͟b͟: _"B͟a͟i͟k͟l͟a͟h͟, k͟i͟t͟a͟ a͟k͟a͟n͟ m͟e͟n͟g͟g͟u͟n͟a͟k͟a͟n͟ h͟a͟r͟t͟a͟ i͟n͟i͟ u͟n͟t͟u͟k͟ m͟e͟m͟b͟a͟n͟t͟u͟ o͟r͟a͟n͟g͟-o͟r͟a͟n͟g͟ y͟a͟n͟g͟ m͟e͟m͟b͟u͟t͟u͟h͟k͟a͟n͟n͟y͟a͟."_

K͟e͟m͟u͟d͟i͟a͟n͟ m͟e͟r͟e͟k͟a͟ m͟e͟m͟b͟a͟n͟t͟u͟ o͟r͟a͟n͟g͟-o͟r͟a͟n͟g͟ y͟a͟n͟g͟ m͟e͟m͟b͟u͟t͟u͟h͟k͟a͟n͟, d͟a͟n͟ m͟e͟m͟b͟a͟n͟g͟u͟n͟ t͟e͟m͟p͟a͟t͟-t͟e͟m͟p͟a͟t͟ s͟i͟n͟g͟g͟a͟h͟ p͟a͟r͟a͟ M͟u͟s͟a͟f͟i͟r͟, s͟e͟r͟t͟a͟ m͟e͟n͟y͟e͟d͟i͟a͟k͟a͟n͟ m͟a͟k͟a͟n͟ g͟r͟a͟t͟i͟s͟ b͟a͟g͟i͟ o͟r͟a͟n͟g͟ y͟a͟n͟g͟ m͟e͟m͟b͟u͟t͟u͟h͟k͟a͟n͟.

S͟e͟t͟e͟l͟a͟h͟ s͟a͟t͟u͟ t͟a͟h͟u͟n͟ b͟e͟r͟l͟a͟l͟u͟, m͟e͟r͟e͟k͟a͟ m͟a͟s͟i͟h͟ t͟e͟t͟a͟p͟ s͟i͟b͟u͟k͟ m͟e͟n͟y͟e͟d͟i͟a͟k͟a͟n͟ m͟a͟k͟a͟n͟a͟n͟ s͟a͟m͟p͟a͟i͟ m͟e͟r͟e͟k͟a͟ l͟u͟p͟a͟ b͟a͟h͟w͟a͟s͟a͟n͟y͟a͟ s͟u͟d͟a͟h͟ s͟e͟t͟a͟h͟u͟n͟ l͟e͟b͟i͟h͟ m͟e͟r͟e͟k͟a͟ m͟e͟n͟j͟a͟d͟i͟ o͟r͟a͟n͟g͟ k͟a͟y͟a͟ d͟a͟n͟ m͟e͟r͟e͟k͟a͟ l͟u͟p͟a͟ b͟a͟h͟w͟a͟ a͟k͟a͟n͟ k͟e͟m͟b͟a͟l͟i͟ m͟e͟n͟j͟a͟d͟i͟ o͟r͟a͟n͟g͟ m͟i͟s͟k͟i͟n͟.

N͟a͟b͟i͟ M͟u͟s͟a͟ p͟u͟n͟ h͟e͟r͟a͟n͟ m͟e͟l͟i͟h͟a͟t͟ k͟e͟a͟d͟a͟a͟n͟ m͟e͟r͟e͟k͟a͟ y͟a͟n͟g͟ t͟e͟t͟a͟p͟ k͟a͟y͟a͟.
K͟e͟m͟u͟d͟i͟a͟n͟ N͟a͟b͟i͟ M͟u͟s͟a͟ b͟e͟r͟t͟a͟n͟y͟a͟ k͟p͟d͟ A͟l͟l͟a͟h͟ S͟W͟T͟ :
_"Y͟a͟ R͟a͟b͟b͟, b͟u͟k͟a͟n͟k͟a͟h͟ E͟n͟g͟k͟a͟u͟ b͟e͟r͟j͟a͟n͟j͟i͟ m͟e͟m͟b͟e͟r͟i͟k͟a͟n͟ m͟e͟r͟e͟k͟a͟ k͟e͟k͟a͟y͟a͟a͟n͟ h͟a͟n͟y͟a͟ s͟a͟t͟u͟ t͟a͟h͟u͟n͟ s͟a͟j͟a͟, k͟e͟m͟u͟d͟i͟a͟n͟ s͟e͟t͟e͟l͟a͟h͟ i͟t͟u͟ E͟n͟g͟k͟a͟u͟ a͟k͟a͟n͟ k͟e͟m͟b͟a͟l͟i͟k͟a͟n͟ m͟e͟r͟e͟k͟a͟ p͟a͟d͟a͟ k͟e͟m͟i͟s͟k͟i͟n͟a͟n͟ s͟e͟p͟e͟r͟t͟i͟ s͟e͟m͟u͟l͟a͟?"_

A͟l͟l͟a͟h͟ S͟W͟T͟ p͟u͟n͟ b͟e͟r͟f͟i͟r͟m͟a͟n͟:
_*"W͟a͟h͟a͟i͟ M͟u͟s͟a͟, A͟k͟u͟ t͟e͟l͟a͟h͟ m͟e͟m͟b͟u͟k͟a͟ s͟a͟t͟u͟ p͟i͟n͟t͟u͟ r͟i͟z͟q͟i͟ k͟e͟p͟a͟d͟a͟ m͟e͟r͟e͟k͟a͟, t͟e͟t͟a͟p͟i͟ m͟e͟r͟e͟k͟a͟ m͟e͟m͟b͟u͟k͟a͟ b͟e͟b͟e͟r͟a͟p͟a͟ p͟i͟n͟t͟u͟ r͟i͟z͟k͟i͟ u͟n͟t͟u͟k͟ h͟a͟m͟b͟a͟-h͟a͟m͟b͟a͟ K͟u͟."*_

_*"W͟a͟h͟a͟i͟ M͟u͟s͟a͟, m͟a͟k͟a͟ A͟k͟u͟ t͟i͟t͟i͟p͟k͟a͟n͟ l͟e͟b͟i͟h͟ l͟a͟m͟a͟ k͟e͟k͟a͟y͟a͟a͟n͟ i͟t͟u͟ p͟a͟d͟a͟ m͟e͟r͟e͟k͟a͟."*_

_*"W͟a͟h͟a͟i͟ M͟u͟s͟a͟, A͟k͟u͟ s͟a͟n͟g͟a͟t͟ m͟a͟l͟u͟ j͟i͟k͟a͟l͟a͟u͟ a͟d͟a͟ h͟a͟m͟b͟a͟-K͟u͟ y͟a͟n͟g͟ l͟e͟b͟i͟h͟ m͟u͟l͟i͟a͟ d͟a͟n͟ l͟e͟b͟i͟h͟ p͟e͟m͟u͟r͟a͟h͟ d͟a͟r͟i͟p͟a͟d͟a͟ A͟k͟u͟."*_

N͟a͟b͟i͟ M͟u͟s͟a͟ m͟e͟n͟j͟a͟w͟a͟b͟:

سبحانك اللهم ماأعظم شأنك وأرفع مكانك

_"M͟a͟h͟a͟ S͟u͟c͟i͟ E͟n͟g͟k͟a͟u͟ Y͟a͟ A͟l͟l͟a͟h͟, b͟e͟t͟a͟p͟a͟ M͟a͟h͟a͟ M͟u͟l͟i͟a͟ u͟r͟u͟s͟a͟n͟-M͟u͟ d͟a͟n͟ M͟a͟h͟a͟ T͟i͟n͟g͟g͟i͟ k͟e͟d͟u͟d͟u͟k͟a͟n͟-M͟u͟."_

_the moral of the story is..._
*HIDUP BUKANLAH BAGAIMANA MENJADI YG TERBAIK TETAPI BAGAIMANA KITA BANYAK BERBUAT BAIK*

06/11/2020

Karena investor domestik mulai berdatangan lagi ke Balikpapan,ppu dan samboja, kami mulai menawarkan tanah buat industri, korporat dan pribadi investor tentu dengan harga yang cukup menarik dan strategis.buruan sebelum terlambat.

Kartu PupukKamis 22 October 2020Oleh : Dahlan IskanMUNGKIN inilah prestasi terbesar pemerintahan Jokowi di bidang pertan...
22/10/2020

Kartu Pupuk

Kamis 22 October 2020
Oleh : Dahlan Iskan

MUNGKIN inilah prestasi terbesar pemerintahan Jokowi di bidang pertanian: kartu petani.

Semua petani saat ini sudah diberi kartu tani. Di dalam kartu itu berisi data pribadi, berikut kuota pupuk yang bisa dibeli dengan murah. Yakni, pupuk bersubsidi.

Data pribadi yang dimaksud adalah nama, alamat, nomor KTP, luas sawah yang dimiliki.

Kartu tani itu sudah diuji coba akhir tahun lalu. Hanya di beberapa kabupaten. Misalnya di Batang, Jateng.


Bulan Maret lalu dicoba lagi di beberapa kabupaten berikutnya. Hasilnya: memuaskan.

Maka, menghadapi musim tanam bulan depan ini, penggunaan kartu tani itu akan berlaku di seluruh Indonesia.

Ini sebuah kerja besar Kementerian Pertanian yang sangat mendasar. Terutama di bidang pengendalian pupuk subsidi. Inilah cara paling modern untuk mengatasi penyelewengan pupuk subsidi.

Dengan kartu itu, seorang petani bisa datang ke kios resmi pupuk subsidi. Mereka umumnya sudah tahu di mana kios terdekat. Di tiap desa pasti ada kios seperti itu. Bahkan, ada yang dua kios di satu desa.

Di kios tersebut petani tinggal menyodorkan kartunya ke petugas di kios. Sang petugas memasukkan kartu itu ke mesin pembaca kartu. Di layar mesin tersebut akan terbaca data pribadi pemegang kartu. Juga, terbaca berapa kuintal pupuk murah yang menjadi jatahnya.

Setiap petani yang memiliki sawah 1 hektare, ia berhak membeli urea bersubsidi sebanyak 2,5 kuintal. Kalau sawahnya hanya setengah hektare, jatahnya hanya separonya. Begitu seterusnya.

Pupuk subsidi itu hanya diberikan ke petani kecil. Yang maksimum punya sawah 2 hektare. Yang sawahnya lebih dari 2 hektare harus membeli pupuk komersial. Misalnya, Anda punya sawah 5 hektare. Anda berhak mendapat pupuk murah untuk yang 2 hektare. Sedangkan yang 3 hektare harus membeli pupuk nonsubsidi.

Selisih harganya sangat jauh. Pupuk subsidi hanya Rp 2.800/kg. Sedangkan pupuk nonsubsidi Rp 5.000/kg.

Misalnya, Anda punya sawah 1 hektare. Sekali tanam mendapat jatah 2,5 kuintal urea. Berarti hanya perlu membayar Rp 700.000. Maka, untuk tiga kali tanam, Anda mendapat jatah 7,5 kuintal urea setahun. Dengan harga Rp 2.100.000. Padahal, kalau tanpa subsidi, Anda harus keluar uang Rp 3.750.000.

Tentu masih ada petani yang belum memegang kartu. Yakni, yang belum sempat mengurusnya. Tapi, ia bisa mengurus kapan saja ke petugas penyuluh pertanian di desanya.

Ada juga petani yang kehilangan kartu. Itu tidak masalah. Bisa minta ganti.

Hanya, umumnya petani tidak mau menyimpan sendiri kartu mereka. Mereka pilih menitipkan kartu itu di kios pupuk. Hubungan antarmanusia di desa umumnya memang saling percaya.

Bukankah kartu itu terhubung dengan rekening bank milik petani? Bukankah di kartu itu ada nomor PIN yang harus dirahasiakan?

Petani biasanya tidak pernah punya uang di rekeningnya itu. Maka, biarpun kartunya dititipkan di kios, mereka merasa tidak masalah. Toh tidak ada isinya.

Bahkan, nomor PIN-nya pun umumnya masih nomor PIN asli dari bank: 111. Jarang yang mengubahnya menjadi nomor PIN rahasia.

Toh, petugas kios umumnya kenal siapa petani di situ. Sang petani tinggal datang ke kios. Lalu, petugas mengambil kartunya. Dimasukkan mesin pembaca. Mengisikan PIN-nya: 111. Lalu, terbaca masih punya jatah pupuk berapa kuintal.

"Pak Parno masih punya jatah 7,5 kuintal," kata petugas. ”Mau ambil berapa?”

"Mau ambil 2,5 kuintal," jawab Parno.

Harusnya petugas kios tinggal menggesek kartu itu senilai Rp 700.000. Tapi, di kartu itu kan tidak ada uangnya. Lantas bagaimana?

Inilah cara gotong royong di desa. Sang petani membayar uang kontan Rp 700.000 ke kios. Petugas kios mentransfer uang itu ke rekening kartu taninya. Baru si kios menggesek nilai Rp 700.000 dari kartu tani yang barusan terisi.

Kartu itu pun kosong lagi. Disimpan lagi di kios. Dengan sisa jatah urea masih 5 kuintal. Bisa diambil kapan pun kalau mulai tanam lagi.

Saya sudah cek ke pemilik kios di Brebes, Jateng. Begitulah yang berlangsung di lapangan.

Inilah cara pengaturan pupuk subsidi terbaik dalam sejarah pupuk subsidi selama ini. Tidak perlu lagi pakai cara pupuk yang sampai diberi warna oranye. Tidak perlu lagi ada polisi yang harus melakukan razia gudang-gudang pupuk.

Adakah petani yang ambil pupuk subsidi untuk dijual? Dengan alasan ia tidak tanam padi tahun ini?

Itu bisa saja terjadi. Tapi tidak akan banyak. Petani akan malu ke tetangga. Sudah ambil pupuk kok tidak menanam. Tetangga akan langsung melihat kecurangan itu dengan sejelas-jelasnya. Tidak ada Bentjok di desa. Tidak ada Jiwasraya di sana.

Maka, tahun ini adalah pembuktian apakah angka subsidi pupuk yang di APBN sebesar Rp 27 triliun itu benar-benar memang segitu.

Ini juga tahun pembuktian, apakah tikus-tikus subsidi cukup pintar sehingga punya cara baru untuk menyiasatinya.(Dahlan Iskan)

MUNGKIN inilah prestasi terbesar pemerintahan Jokowi di bidang pertanian: kartu petani.

10/10/2020

Jual lahan +/- 20 ha disepinggan harga minimalis cocok buat perumahan.serius inbox ya

18/09/2020

Telah hadir dikota anda sebuah solusi dalam hal pengurusan apapun.Jika anda mengalami kesulitan segera hubungi kami .kami adalah SOLUSI buat anda.kehadiran kami menghemat waktu anda, pengurusan bisa cepat selesai, menyelesaikan masalah anda jika terhenti saat mengurus. pembayaran fleksibel. Glob Agency adalah Biro Problem Solving atas masalah anda.

Ruang Lingkup Biro layanan jasa Globe Agency:
1.Pengurusan jual beli Tanah kawasan segitiga emas IKN- PPU,, Balikpapan & Kukar. Sumber lahan valid. Membantu cari lahan tanah untuk hunian & bisnis/perdagangan / properti/komersial/industri/pergudangan/perkantoran/pelabuhan, ukuran luas kawasan strategis khusus Balikpapan, kukar dan PPU dengan harga relatif murah di tengah kota atau marginal.

2. Pengurusan perijinan industri/properti untuk IP/IL (Ijin Prinsip/Ijin Lokasi) SPPL, amdal UKL/UPL (amdal lingkungan), amdal lalin, site plan dan IMB , SIKK (surat ijin kerja keruk)

3. Pengurusan legalitas IMTN & SKT

4. Pengurusan Legalitas Sertifikat ( Sertikat baru,pengembalian batas tanah, pengukuran, alih fungsi lahan/IPH, pemecahan/pemisahan sertifikat, peningkatan sertifikat hak guna bangunan menjadi hak milik,balik nama sertifikat, waqaf & hibah.

5. Pengurusan legalitas Perusahaan baru, akte notaris, npwp, skt pajak, pkp pajak, nib, tdp, legalitas SKT/SKA, SBU konstruksi, IUJK, Sertifikasi pengadaan jasa/barang, SKUP/ex.SKT Migas (surat kemampuan usaha penun jang MIGAS), ISO, akuisisi perusahaan

6.Pengurusan HKI ( Hak Kekayaan Intelektual) - Hak Paten, hak cipta & desain industri, Sertifikasi Merek.

7.Pengurus BPOM, sertifikasi Halal, SNI, PIRT, Ijin UMKM

8. pengurusan Ijin Tenaga Kerja asing, sertifikasi kompetensi tenaga kerja, penyediaan outsourcing tenaga kerja skill

9. Pengurusan Mediasi Proyek dan pengurusan akses kapital perbankan dan non perbankan.

10. Pengurusan Pajak Perusahaan,Pajak pribadi, legal audit dan legal opinion, laporan audit keuangan & legalitas perusahaan go publik

11. Desain rumah/bangunan komersil dan industri, bangun rumah/gedung/kantor/workshop/gudang,membuat RAB,& design interior, termasuk M&E (mechanical & elektrical), Fire System & Hydrant System, Plumbing System , design taman, pengecatan/painting, CCTV, Audio System dan design ruang Karoake & karoake beserta audio/video system.

12. Pengurusan Identitas karena mutasi Jabatan atau pindah domisili, pengurusan legalitas Nikah.

13. Pengurusan STNK,PPKB, pajak kendaraan, mutasi plat kendaraan, plat kendaraan nomor cantik/khusus, leasing.

14. Melayani Konsultasi terkait permasalahan agraria/urusan pertanahan, proyek, perijinan, properti & kebijakan program publik berkemajuan

Kuasakan urusan anda kepada " GLOB AGENCY " yang telah teruji kinerjanya dalam hal komitmen, kredibilitas, reputasi & sistem kerja yang efisien.

Hubungi kami di wa 081254767975
Email : [email protected]

03/09/2020

Glob Agency: biro pengurusan IMTN dan sertifikat, pengurusan segala perijinan, jasa jual beli tanah kawasan khusus IKN yaitu Balikpapan, PPU dan Kukar.

https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=10158472741396745&id=92828041744
23/08/2020

https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=10158472741396745&id=92828041744

Gelombang 5 Pendaftaran Kartu Prakerja akan Segera Ditutup Lho! Ayo Daftar Sekarang!

Halo !

Sudahkah kamu mengetahui tentang Kartu Prakerja? Kartu prakerja adalah bantuan biaya pelatihan bagi masyarakat Indonesia yang ingin memiliki atau meningkatkan keterampilannya.

Dengan Kartu Prakerja, pemerintah akan membiayai pelatihanmu dan memberikan insentif sebesar Rp. 2,400,000.- sehingga kamu dapat meningkatkan skill kamu dalam berbagai bidang.

Yuk daftar Kartu Prakerja sekarang!
Cek cara daftarnya disini 👉🏻 www.rumahsiapkerja.com/prakerja

Address

Jalan Siaga Dalam RT. 18 No. 60
Balikpapan
76114

Opening Hours

Monday 09:00 - 17:00
Tuesday 09:00 - 17:00
Wednesday 09:00 - 17:00
Thursday 09:00 - 17:00
Friday 09:00 - 17:00
Saturday 09:00 - 17:00

Telephone

+6281254767975

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Glob Agency posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Glob Agency:

Share